Gizi Buruk Asmat: Perlu Pembangunan Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi
Penderita gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua. Foto Antara/M Agung Rajasa
ASMAT -
Bencana Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Gizi buruk yang melanda
kabupaten Asmat, mendapat keprihatinan dari masyarakat dan Pemerintah
kabupaten Puncak Provinsi Papua.
Bupati
Puncak Willem Wandik, masyarakat Kabupaten Puncak mengunjungi Asmat dan
memberikan bantuan berupa bahan makanan dan dana penanggulangan wabah
penyakit di wilayah itu.
BERITA TERKAIT+
Dana
yang diserahkan berjumlah Rp1 miliar. Bantuan diterima Bupati Asmat
Elisa Kambu dan wakil Bupati Thomas Safampo, di Agats, Ibu Kota
Kabupaten Asmat.
"Memberikan
dukungan moril. Pemerintah daerah diberikan semangat, sehingga cepat
selesai dan anak-anak ini bisa lekas sembuh, dari wabah ini,” ujarnya.
Dirinya berharap, bantuan yang diberikan, mampu menjadikan Asmat semakin baik dalam segala hal.
“Kita
berharap kehadiran kita memberikan air yang segar. Dukungan baik
sehingga bencana ini segera berlalu. Kesehatan dibangun, pendidikan,
pembangunan, ekonomi, sehingga ke depan daerah ini lebih berkembang lagi
dan masyarakat lebih sehat lagi,” katanya.
Sementara
itu, Bupati Asmat Elisa Kambu, menyambut baik dukungan moril dan
menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah dan masyarakat
Kabupaten Puncak.
“Kami
menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Puncak. Secara
psikologi kami dikuatkan untuk menghadapi wabah ini. Kita tidak sendiri,
ada saudara-saudara kami yang lain di Papua, yang ikut juga merasakan
persoalan kesehatan ini, seperti yang dilakukan oleh saudara kami dari
Kabupaten Puncak, termasuk pemerintah pusat, TNI/Polri dan pihak yang
lain,” ungkapnya.
Pihaknya
saat ini fokus menangani masalah wabah penyakit campak dan gizi buruk
di Asmat, bahkan pihaknya sudah menyisir semua kampung dari 224 kampung
di Kabupaten Asmat.
“Saya
sudah sampaikan beberapa kali di media yang datang ke Asma, pemerintah
menargetkan penyakit campak bisa diatasi dalam sebulan ini,” katanya.
Ke
depan, Kata Elisa, sistem pelayanan akan dirubah. Pihaknya akan
mengintensifkan kunjungan ke distrik, pos-pos kesehatan akan dikuatkan,
pelayanan sistem jemput bola akan diterapkan, termasuk sosialisasi hidup
sehat juga akan intensif disampaikan kepada masyarakat.
“Dengan berbagai bantuan yang ada, kita targetkan bulan ini wabah campak dan gizi buruk bisa kita selesaikan,” pungkasnya.
(fzy)
Posting Komentar